Cari Blog Ini

Minggu, 31 Oktober 2010

31 OKTOBER 2010

semua memory itu kembali teringat dalam sepinya malam,
kembali diri ini ingin melihat sosokmu lagi didepanku,
melihat, berbicara dan bergurau kembali,
bercerita tentang semua yang ada dihatimu,
tapi kenapa semuanya berlalu,
tak ada lagi cerita-cerita masa lalumu,
tak ada lagi pertengkaran itu,
tak ada lagi ucapan itu,
apakah aku bukan seseorang yang penting bagimu ?
sehingga dengan mudahnya kau melupakanku ?

aku disini tersenyum mengetahui kau menghubungiku,
aku disini merasa senang kau mengingatku,
hanya sebuah ingatan, tidak lebih,
karena kau telah mengatakan padaku tentang rasa itu,
kau tak akan pernah kumiliki,
benarkan ?

disini aku menangis mengingat segalanya,
disini aku tersenyum mengingat segalanya,
apakah kau tau itu ?

berbagai jalan ku lalui untuk mendapatkanmu,
berbagai cara ku katakan tentang perasaanku,
walau hanya dengan kiasan, tapi apakah kau paham ?
kini aku telah mengetahui artinya aku bagimu,
pada akhirnya aku tetap menjadi seorang yang kalah,
tapi bisakah kau tetap mengingatku ?
hanya sebuah ingatan, tidak lebih,

cinta ini akan selalu menjadi milikmu,
seandainya aku bertemu dengan yang lain,
percayalah,
cinta ini akan berubah menjadi rasa sayang yang dalam,
khusus untukmu,
seseorang yang akan tetap berada dihatiku.

Minggu, 10 Oktober 2010

JENIS-JENIS dan TINGKATAN VAMPIR (Oktober 15, 2009 oleh hokimank)

1. Origin, yaitu Vampire keturunan darah murni. Vampire jenis ini adalah vampire yang terlahir dari pernikahan vampire. ayahnya vampire origin dan ibunya juga vampire origin. Keistimewaan vampire origin adalah kekuatan fisiknya seperti manusia serigala dan yetti. Bedanya, kami lebih kuat dari manusia serigala, tapi manusia serigala memiliki indera dan kecepatan yang melebihi kami. Berbeda dengan Yetti, yang lebih kuat dari kami, tetapi lebih bodoh dan lambat. Pokoknya kami mengandalkan kekuatan fisik untuk mempertahankan diri, kau mengerti? Selain itu, vampire origin bisa berjalan-jalan disiang hari. Tapi sebagai konsekuensinya, kekuatan kami akan turun drastis. Bagi kami, makan dan mengasup nutrisi adalah dua hal yang berbeda. Kalau kami lapar, cukup dengan memakan roti, daging atau apapun seperti apa yang dimakan oleh manusia. Tapi meskipun kami makan, kami tidak dapat mencerna nutrisi dari makanan tersebut. Kami hanya bisa mengasup nutrisi dari darah manusia”



2. Slave adalah manusia yang menjadi vampire karena meminum darah vampire. Slave sangat patuh terhadap masternya, yaitu vampire yang memberikan darahnya untuk diminum oleh Slave itu ketika masih menjadi manusia. Slave akan mengikuti semua perintah vampire yang menjadi masternya tanpa melawan. Slave tidak bisa hidup dibawah sinar matahari seperti kami karena pada dasarnya mereka sebenarnya sudah mati. Kekuatan fisiknya juga jauh lebih lemah dari vampire origin.”



3. Alter adalah vampire Slave yang kehilangan masternya. Jika dalam suatu situasi, vampire yang menjadi master terbunuh atau mati karena sebab apapun, Slave-nya akan kehilangan arah karena masternya yang selama ini memberi perintah sudah tidak ada lagi. Setelah itu ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, Slave itu akan bunuh diri menyusul master-nya, atau kalau Slave itu mentalnya cukup kuat, ingatannya ketika mereka masih menjadi manusia akan berangsur pulih. Dan bila kejadian yang terjadi adalah yang kedua, maka dia akan menjadi Alter. dia akan menjadi vampire yang bebas. Tapi tetap saja mereka tidak bisa membuat Slave seperti kami.”



4. Outcast adalah manusia yang menjadi vampire tanpa meminum darah vampire original atau Alter. Mereka menjadi vampire melalui sihir, kutukan, atau hal-hal yang semacam itu. Tapi karena caranya tidak benar, maka mereka tidak bisa menjadi vampire yang sempurna. Mereka tidak bisa hidup dibawah sinar matahari, mereka selalu lapar, dan yang paling parah, tubuhnya bisa rusak kalau tidak meminum darah segar.



Kamis, 30 September 2010

DIARY HITAM


            Berawal dari sebuah bus yang aku tumpangi diawal pagi, aku bertemu dengan wanita cantik yang terlihat sangat kacau. Memakai kaus putih bercorak dengan celana jins menempel kaku di kakinya. Sebuah buku dengan cover berwarna hitam didekap erat. Wajah mencerminkan kecemasan dan keputus-asaan. Terkadang terlihat bingung dengan keadaan sekitar dan setiap beberapa menit sekali mendesah kecewa. Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, namun yang bisa aku lakukan hanyalah duduk diam disampingnya. Aku tidak menyapa atau mencoba memberikan kata-kata, karena kurasa dia sedang tidak ingin diganggu, atau sedang asik dengan dunianya.
            Bus berhenti di salah satu pemberhentian bus. Wanita muda tersebut melirik ke jalanan dibawahnya. Kemudian ia telihat sedang berpikir sejenak, tergambar dari keningnya yang berkerut. Bibir kecilnya kembali berbisik-bisik untuk dirinya sendiri, terlalu susah untuk didengar orang lain. Aku kembali tidak memperdulikannya.
            Sementara itu penumpang kembali berdatangan dari halte tersebut. Bus semakin kian padat dengan para penumpang. Banyak anak-anak sekolah maupun para pekerja yang berdesak-desakkan berebut tempat didalam bus. Seoarang anak kecil tiba-tiba menangis terhimpit. Kini ibunya kesulitan menghentikan tangis anaknya.
            Aku melirik jam yang melingkar di pergelangan tangan kiriku, pukul 07.43. sial! Tujuh belas menit lagi rapat dimulai. Jika aku tidak hadir tepat waktu, aku akan menghadapi banyak masalah. Haaah... seandainya motorku tidak mogok aku pasti sudah tiba di kantor.
            Bus kembali singgah di salah satu halte. Wanita muda yang duduk disebelahku tadi tiba-tiba berdiri dan memaksaku untuk membiarkannya lewat tanpa mengucapkan apa-apa. Dia terlihat sangat terburu-buru. Sebuah buku hitam kecil jatuh di kursinya, namun ia tetap berjalan pergi. Aku rasa ia tidak menyadari kalau bukunya terjatuh dari pangkuannya.
Tanpa pikir panjang aku mengambil buku itu, turun dan mengejarnya. Para penumpang menghalangi jalanku. Dengan susah payah aku keluar dari lautan manusia tersebut. Walau akhirnya berhasil turun dari bus, namun aku kehilangan jejak wanita aneh itu.
Aku sama sekali tidak dapat memperkirakan kemana ia pergi. Bisa saja ia melewati gang yang ada dibelakang halte, tapi bisa saja ia naik angkutan yang berhenti ketika bus yang kami tumpangi berhenti. Aku mencoba memasuki satu-satunya gang yang ada dibelakang halte, namun yang kutemukan hanyalah perempatan gang yang entah berujung kemana. Aku melihat jam lagi, lima menit sebelum rapat dimulai dan itu artinya jika aku tetap mencoba mengejarnya aku akan terlambat datang ke rapat. Sebaiknya aku simpan saja buku ini kemudian mengembalikannya ketika semua urusanku telah selesai.

VVV

PADI SAVE MY SOUL